Tampilkan postingan dengan label Ceritaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ceritaku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Maret 2015

Warna Warni Tepi Laut Kota Tanjungpinang

Warna Warni Tepi Laut Kota Tanjungpinang
KemalArifin PAT771
Aaah!. Indahnya kota ku. Tanjungpinang adalah ibu kota provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Tanjungpinang, kota sibuk, dan lalu lintas yang semakin padat, tetapi Tanjungpinang juga menyimpan keindahan yang sangat indah dan nyaman dipandang mata. Sejauh mata memandang, Tanjungpinang selalu menyajikan pemandangan alam yang tak kalah indah dengan tempat wisata lainnya. Dan, dibawah ini, adalah cerita gue tentang Warna Warni Tepi Laut Kota Tanjungpinang

Pagi, 16 Maret 2015, gue jogging di tepi laut kota Tanjungpinang, dengan jaket adidas, sepatu sport dan celana training, gue meluncur ke tempat biasa kita ngumpul yang ga berjarak jauh dari tepi laut kota Tanjungpinang hanya untuk parkir motor, kitapun mulai bergerak ke tepi laut dengan berlari kecil (jogging).

Sungguh indah pemandangan kota Tanjungpinang dipagi hari saat matahari mulai lahir. Sayangnya, gue ga sempet foto karena keasyikan jogging. Setelah mulai letih keliling tepi laut Tanjungpinang, kita memutuskan untuk beristirahat disamping pelabuhan. Dan sesi jepret - jepret pun dimulai. Hehehe. Dan kali ini, yang jadi model foto artikel gue adalah Diki.

Diki PAT771
Diki PAT771
Dengan langit biru muda ditambah air laut yang jernih, tempat ini adalah tempat yang strategis untuk memulai sesi jepret - jepret. Sungguh indah kota ku Tanjungpinang Kepulauan Riau. Dengan senyum yang terpancar dari wajah Diki, menandakan bahwa Diki sangat senang di jepret disini. Hahaha! becanda Dik, jangan masukin hati.

Warna Warni Tepi Laut Kota Tanjungpinang
Diki PAT771
Pelabuhan kota Tanjungpinang pun ga kalah indahnya bro. Sedikit informasi, pelabuhan Tanjungpinang juga bisa dibilang pelabuhan yang lumayan aktif dan sibuk. Diki liat apaan tuh? Liat cewek cantik ya dik? hahaha

Vano PAT771
Vano PAT771
Foto Vano yang dijepret oleh gue sendiri, seperti berada di kota Bali. Hahaha!. Dan juga latarnya, Pulau penyengat. Keren abis! Tetap bergaya Vano! Gue suka gaya lo hahaha

Warna Warni Tepi Laut Kota Tanjungpinang
Masjid Penyengat
Kata orang, belum menginjak tanah penyengat, belum resmi berada di Tanjungpinang namanya. Pulau penyengat terletak tepat di depan tepi laut kota Tanjungpinang. Pulau Penyengat menambah keindahan tepi laut kota Tanjungpinang ini. Dengan pulau yang ga begitu besar itu, penyengat memiliki sejarahnya sendiri.

Di pulau Penyengat ini, ga boleh sembarangan!. Banyak sekali pantangannya (larangan) dan kitapun harus mengikuti aturan yang berlaku di pulau Penyengat. Biasanya, waktunya shalat jum'at, masjid pulau Penyengat sangat ramai sekali. Tak sedikit masyarakat Tanjungpinang juga ikut shalat jum'at berjama'ah di masjid agung itu.

Masjid Agung Penyengat
Indahnya Masjid Agung Penyengat
Beristirahat sambil menikmati keindahan tepi laut kota Tanjungpinang sangat mengasyikkan!. Dan tiba saatnya untuk pulang. Padahal, kita masih pengen banget duduk disini buat nyuci mata dengan keindahan tepi laut kota Tanjungpinang. Tapi, waktu yang memaksa kita untuk pulang.

Diperjalanan pulang, kita ga mau ketinggalan momen wow!. Kita melanjutkan sesi jepret - jepret. Dan dibawah ini, adalah hasil jepret kita saat di perjalanan pulang.

KemalArifin PAT771
KemalArifin PAT771
Edy PAT771
Edy PAT771
Diki PAT771
Diki PAT771
Diki dan Edy PAT771
Diki, Edy PAT771
Diki PAT771
Diki didepan sampah. Hahaha
Dan, itulah hasil jepret - jepret kita di tepi laut kota Tanjungpinang. Ini hanya sedikit keindahan pulau bintan yang kami dokumentasikan. Lihat keindahan pulau bintan lainnya di artikel selanjutnya. Sampai jumpa lagi. I Love You, Tanjungpinang!.

Selasa, 10 Maret 2015

Lelahnya Hari Ini, Jadi Pengen Tidur Seharian

Sumpah!. Hari ini gue capek banget. Rasanya, gue pengen tidur seharian dan ga ada yang ganggu gue sampai kebangun jam yang sama dihari yang berbeda. Lelah?. Ya, itulah yang gue rasain hari ini. Mulai dari jam 5 sore keluar rumah buat ngumpul sama temen - temen, sampe jam 11 malem baru balik lagi kerumah. Sampe dirumah, eh malah ga bisa tidur. Padahal mata tinggal 5 watt. Baca lebih lanjut cerita gue yang judulnya Lelahnya Hari Ini, Jadi Pengen Tidur Seharian dibawah ini.

Lelahnya Hari Ini, Jadi Pengen Tidur
Hari ini emang seru banget!. Hampir seharian sama temen - temen, ngumpul bareng, cerita bareng, ketawa bareng. Bahkan sampe ngerusuh bareng. Emang beda dari hari sekolah biasanya yang terbatas dengan waktu. Mumpung liburan selama seminggu karena kelas tiga ujian akhir sekolah, gue bakal habisin waktu gue untuk canda tawa sama temen - temen.

Gue start dari jam 5 sore dari rumah menuju tempat ngumpul temen - temen gue dengan motor kesayangan gue. "Mbem", itu sebutan gue untuk motor kesayangan gue. Hehehe. Ngebut takut ketinggalan temen - temen dan akhirnya gue sampe di tempat ngumpul. Tempat biasa kita ngumpul sekitar 2km dari rumah gue dan lalu lintas sedikit ramai karena liburan, sehingga jalanan macet yang menghambat larinya kuda besi gue. Haha! Lebay banget. Cerita - cerita gue emang lebay dan susah untuk dicerna otak. Jadi, cuman orang - orang yang nyambung sama gue aja yang bisa baca nih cerita. Hahaha, gue becanda. Lanjut!.

Akhirnya gue nyampe, dan semua ga sesuai dengan yang gue harapkan!. Tempat ngumpul sepi cuman ada 3 orang temen gue yang lagi tidur - tiduran ga jelas. Ternyata, yang lain pada jalan sama ceweknya masing - masing. Dan 3 orang tersisa disini adalah para jones yang jok motornya udah lama ga dinaikin cewek. Hahaha, sekali lagi gue becanda. Seketika gue ga nyadar diri!. Jok motor gue juga jarang banget ngebonceng cewek. Tapi sorry, bukan gue ga punya cewek. Cuman cewek gue jauh aja rumahnya dan lagian juga anak rumahan yang gabisa pulang malem - malem. Akhirnya, gue juga ikut tidur - tiduran menatap awan yang lari dikejar satpam. Eh sorry, lari karna tertiup angin.

Ga lama kemudian, temen gue datang satu persatu dan akhirnya tempat ngumpul rame lagi. Sekitar 12 orang yang dateng segerombolan. Mulai gilanya kita keluar. Saling ngebully itulah yang kita lakuin biasanya kalo lagi ngumpul kaya' gini. Tapi, semua bullyan yang kita lontarkan dari mulut kita masing - masing, hanya untuk bercanda dan sekedar membuat temen - temen ketawa. Satu temen gue yang paling sering dibully. Namanya Firman, rambutnya udah ubanan karena keturunan. Itulah yang jadi bahan bullyan kita. Tenang man!, kita tertawa bersama, semua hanya canda gurau.

Duuh!, perut gue krik krik minta disuapin makanan. Gue lupa, dari pagi belom makan sama sekali!. Untung gue bawa duit dikit. Gue pesen mie rebus ke warung deket tempat ngumpul. Jadi ga enak kalo gue makan sendiri sementara temen - temen pada ga makan. Gue nyari alesan buat pergi nyari tempat buat makan sendiri. mie rebus emang ga bikin kenyang!. Buktinya, saat gue nulis cerita ini, perut gue bunyi lagi.

Selesai makan, gue meluncur ke tempat ngumpul. Sialan!, gue kesandung. Temen - temen pada ngetawain gue. Makanya mal, liat bawah kalo lari, biar ga kesandung. Dan siapa tau dapet koin. Hahaha. Detik demi detik berlalu, jam dinding menunjukkan pukul 7 malam. Timbul ide si Diki buat ngopi. Kenapa ga ngomong dari tadi? Duit gue udah keburu abis.

Diki janji buat bayarin gue ngopi. Dan gue mengiyakan. Mumpung gratis, siapa yang gamau?. Hahaha, bener ga?. Kita rame - rame jalan keliling kota tanjungpinang udah kaya' rombongan begal yang nyari mangsa buat dibacok. Hahaha, becanda. Sumpah!. Kita udah kaya' geng motor. Pake jaket kulit, 12 orang 1 motor boncengan berdua. Ditambah lagi, atraksi standing dari Diki dengan beat FI nya. Anjung Cahaya, Kita Berangkat!!!.

Huuh!. Sampe juga di Anjung Cahaya. Bang, capucino dingin semuanya. Malam ini, Diki yang bayarin semua minuman. Emang enak sih dibayarin, Yang bikin capek itu, saat semuanya berebut pengen cerita dan ga ada yang mau ngalah. Semuanya nyerocos, ga berhenti. Malam ini, tema pembicaraan kita adalah pengalaman horror yang pernah kita alami masing - masing. Hahaha!. Cerita dari Diki yang bikin gue gabisa tidur malam ini. Kebayang - bayang, bahkan saat gue nulis cerita ini, gue masih kebayang.

Ga terasa waktu berlalu begitu cepat, setelah kita keliling - keliling nyari ladies. Hei Ladies!. Hehehe, Bahasanya ngumpul sih emang gitu, padahal cuman keliling - keliling aja gajelas tanpa tujuan. Dan setelah pukul 10 malam, kita otw pulang dengan hasil yang kita dapatkan hari ini. Cukup seneng bisa ngumpul seru malam ini. Dan juga cukup lelah melakukan semuanya. Thanks for today sobat.